Selasa, 24 Desember 2013

PERTENTANGAN SOSIAL DI MASYARAKAT





Pertentangan adalah sutu hal yang dapat di artikan suatu konflik,yang di mana konflik ini memiliki suatu fakta yang bertabrakan berlawana dengan pihak lain yang akan menimbulkan suatu masalah yang pelik apabila konflik atau pertentangan ini tetap ada dan tanpa ada yang namanya perdamaian dari kedua belah pihak,karena apabila dalam suatu masalah yang terlalu lama di pendam dan di jalankan maka yang akan terkena imbas dari masalah ini adalah penerus kita sendiri karena pada saat penerus kita lahir ke bumi dia sudah memiliki konflik yang tanpa ia ketahui sebab dari konflik yang timbul,biasanya konflik yang timbul secara terus menerus dan tak akan terselesaikan adalah konflik keluarga,konflik keluarga biasanya terjadi kesalah pahaman yang menimbulkan pertentangan dari berbagai macam anggota keluarga yang membuat satu keluarga akan pecah dan tak akan pernah peduli satu sama lain ituah yang menyebabkan apabila penerus kita lahir dia akan di hadapkan oleh suatu masalah keluarga yang tak pernah ia ketahui,namun dalam masalah keluarga seperti ini cukup banyak cara untuk menyelesaikannya salah satunya adalah melakukan rapat keluarga yang di hadiri yang mempunyai maslah dan di hadiri orang yang menjadi pusat masalah dan jangan lupa menghadirkan semua anggota keluarga agar dapat member suatu masukan,saran dan pendapat yang baik untuk masalah keluarga yang sedang terjadi selain masukan dari anggota keluarga cara yang cukup ampuh yaitu adalah anggota keluarga yang memiliki masalah itu harus saling memahami,mengerti dan salin menghargai antar keluarga karena masalah keluarga yang timbul rata-rata adalah tidak adanya saling menghargai dan saling menaikan ego yang membuat salah satu anggota tidak dihargai dan merasa di rendahkan.

Banyak rakyat dan pemimpin negara yang mempunyai argumen masing-masing untu kepentingannya. Namun Kadang juga secara terioristis, perbedaan kepentingan dapat menimbulkan masalah yang besar bagi orang yang melakukanya. Dipandang sebagai perilaku, konflik merupakan bentuk minteraktif yang terjadi pada tingkatan individual, interpersonal, kelompok atau pada tingkatan organisasi .
Adapun dibawah ini merupakan bagian dari factor penyebab konflik :
1.     Perbedaan individu, saling berbeda Pendirian dan Perasaan
2.     Perbedaan latar belakang kebudayaan  sehingga menimbulkan pribadi-pribadi yang berbeda
3.     Perbedaan kepentingan individu atau kelompok
4.     Perubahan-perubahan nilai yang cepat atau mendadak di masyarakat
5.     Adanya rasa iri antara satu sama lain
6.     Adanya adu domba diantara masyarakat, kelompok atau didalam pemerintah



Soerjono soekanto mengemukakan bahwa sebab-sebab terjadinya pertengkaran/konflik antara lain sebagai berikut :

1.     Perbedaan Antar perorangan
Perbedaan ini dapat berupa perbedaan perasaan, pendirian, atau pendapat. Hal ini mengingat bahwa manusia adalah individu yang unik atau istimewa, karena tidak pernah ada kesamaan yang baku antara yang satu dengan yang lain.

2.     Perbedaan Kebudayaan
Perbedaan kebudayaan mempengaruhi pola pemikiran dan tingkah laku perseorangan dalam kelompok kebudayaan yang bersangkutan. Selain perbedaan dalam tataran individual, kebudayaan dalam masing-masing kelompok juga tidak sama. Setiap individu dibesarkan dalam lingkungan kebudayaan yang berbeda-beda.

3.     Bentrok Kepentingan
Bentrokan kepentingan dapat terjadi di bidang ekonomi, politik, dan sebagainya. Hal ini karena setiap individu memiliki kebutuhan dan kepentingan yang berbeda dalam melihat atau mengerjakan sesuatu.


4.     Perubahan Sosial yang terlalu cepat di Masyarakat
Perubahan tersebut dapat menyebabkan terjadinya disorganisasi dan perbedaan pendirian mengenai reorganisasi dari sistem nilai yang baru. Perubahan-perubahan yang terjadi secara cepat dan mendadak akan membuat keguncangan proses-prosessosial di dalam masyarakat, bahkan akan terjadi upaya penolakan terhadap semua bentuk perubahan karena dianggap mengacaukan tatanan kehidupan masyarakat yang telah ada.

Contohnya kenaikan BBM, termasuk perubahan yang begitu cepat. Masyarakat banyak yang kurang siap dan kemudian menimbulkan aksi penolakan terhadap perubahan tersebut.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar